Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi numerasi peserta didik sebelum dan sesudah dilakukan pembelajaran inkuiri terbimbing terintegrasi metakognitif dan pembelajaran konvensional, mendeskripsikan perbedaan peningkatan kemampuan literasi numerasi peserta didik pada pembelajaran inkuiri terbimbing terintegrasi metakognitif dengan pembelajaran konvensional, serta respon peserta didik terhadap pembelajaran inkuiri terbimbing terintegrasi metakognitif. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment dengan desain nonequivalent control group design. Populasi pada penelitian ini terdiri dari 70 peserta didik kelas X, dengan pemilihan sampel yaitu menggunakan purposive sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan literasi numerasi peserta didik setelah dilakukan pembelajaran inkuiri terbimbing terintegrasi metakognitif mengalami peningkatan pada indikator memprediksi dan mengambil keputusan berdasarkan hasil analisis dengan nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,79. Pada kemampuan literasi numerasi peserta didik setelah dilakukan pembelajaran konvensional juga mengalami peningkatan pada indikator 3 yaitu memprediksi dan mengambil keputusan berdasarkan hasil analisis dengan nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,72. Perbedaan peningkatan kemampuan literasi numerasi pada kedua kelas bahwa penerapan pembelajaran Inkuiri Terbimbing terintegrasi metakognitif belum memberikan perbedaan peningkatan secara statistik. Tetapi melalui analisis secara deskriptif memperlihatkan bahwa nilai rata-rata N-Gain pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Respon peserta didik pada penerapan pembelajaran Inkuiri Terbimbing terintegrasi metakognitif memperoleh tanggapan positif dengan kategori baik.
Copyrights © 2026