Studi ini adalah penelitian pendahuluan yang bertujuan untuk mendeskripsikan respon peserta didik terhadap penggunaan Virtual Reality of Renewable Energy (VIRRE) dalam pembelajaran fisika. Secara khusus penelitian ini akan mengidentifikasi perspektif peserta didik mengenai ketertarikan pada VIRRE dan kemudahan penggunaan serta mengevaluasi sejauh mana VIRRE dapat membantu pemahaman konsep fisika terkait energi terbarukan. Studi ini menggunakan angket kuesioner. Pertama, apakah peserta didik sudah mengetahui terkait penggunaan Virtual Reality (VR). Kemudian, angket juga digunakan untuk memahami apakah penggunaan VR sesuai dengan materi yang diajarkan. Terakhir, angket digunakan untuk mengetahui respons peserta didik terhadap VIRRE. Sebanyak 19 Partisipan yang terdiri dari siswa kelas X SMA di Tuban mengisi angket setelah mengikuti demo VIRRE selama 1 jam pelajaran (45 menit). VIRRE mendapatkan respons peserta didik dengan kategori ”Baik” pada ketiga aspek. Persentase rata-rata untuk penggunaan VR adalah 75,8% sedangkan untuk aspek kesesuaian materi dan VIRRE mendapatkan persentase rata-rata sebesar 79%, untuk respons peserta didik terhadap penggunaan VIRRE mendapatkan persentase rata-rata 78%. Hal ini mengindikasikan bahwa VIRRE berpotensi untuk digunakan dalam pembelajaran fisika dan dikembangkan menjadi media pembelajaran fisika berbasis edutainment. Kondisi ini seiring dengan konsep pembelajaran deep learning yang digagas oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti. Dapat disimpulkan hasil penelitian pendahuluan ini memberikan pandangan bagi peneliti. Bahwa, penting bagi pengajar untuk memilih media ajar yang bersesuaian dengan materi dan menarik minat peserta didik
Copyrights © 2026