LANGUAGE: Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra
Vol. 6 No. 4 (2026)

ANALISIS KONFLIK VERTIKAL DALAM SERIAL ANIMASI ONE PIECE ARC ALABASTA KARYA EIICHIRO ODA (PENDEKATAN SOSIOLOGI SASTRA MARXIS)

Carlos Konda Tupen Masan (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka)
Yoakim Yolanda Mario Leu (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka)
Pilipus Wai Lawet (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka)



Article Info

Publish Date
08 Oct 2026

Abstract

Material resource inequality in literary works frequently reflects class antagonisms that trigger political collapse and social disruption. This study aims to analyze the representation of vertical conflict forms and examine the narrative efforts toward conflict resolution in Eiichiro Oda's animated series One Piece (Alabasta Arc) through a Marxist sociological perspective. Employing a descriptive qualitative approach, this research examined 42 textual and visual data units across episodes 92 to 130. Data collection utilized viewing, note-taking, and screen-capturing techniques validated through source triangulation involving authorial SBS (Shitsumon o Boshu Suru) notes. Data analysis followed the interactive model of data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that vertical conflict operates across four structural dimensions, dominated by the economic dimension (16 data units/38.10%), followed by the political dimension (11 data units/26.19%), the ideological dimension (8 data units/19.05%), and the socio-cultural dimension (7 data units/16.66%). The character Crocodile embodies the capitalist class who monopolizes water production through chemical manipulation using Dance Powder, generating artificial material scarcity and instigating false consciousness among the working class. Narrative conflict resolution is achieved through physical resistance to reclaim ecological living spaces and the demystification of hegemonic propaganda, restoring critical emancipatory consciousness. ABSTRAK Ketimpangan penguasaan sumber daya material dalam karya sastra sering kali merefleksikan pertentangan kelas yang memicu keretakan politik dan tatanan sosial masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi bentuk-bentuk konflik vertikal serta mengkaji representasi upaya penyelesaian konflik dalam serial animasi One Piece Arc Alabasta karya Eiichiro Oda berdasarkan perspektif sosiologi sastra Marxis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif terhadap 42 unit data berupa potongan dialog dan adegan visual dari episode 92 hingga 130. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak, catat, dan tangkap layar (screen capture) yang divalidasi melalui triangulasi sumber bersama data resmi kolom SBS (Shitsumon o Boshu Suru). Analisis data menerapkan model kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik vertikal beroperasi melalui empat dimensi dengan dimensi ekonomi sebagai faktor yang paling dominan (16 data/38,10%), disusul dimensi politik (11 data/26,19%), dimensi ideologi (8 data/19,05%), dan dimensi sosial-budaya (7 data/16,66%). Tokoh Crocodile merepresentasikan kelas borjuis yang menguasai alat produksi air melalui rekayasa kimiawi Dance Powder guna memicu kelangkaan material dan membentuk kesadaran palsu (false consciousness) pada rakyat jelata. Representasi upaya resolusi konflik terwujud melalui perjuangan fisik merebut kembali ruang hidup ekologis serta pembongkaran hegemoni informasi yang mengembalikan kesadaran kritis emansipatoris masyarakat.    

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

language

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences Other

Description

LANGUAGE: Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Innovation contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Language and Literature ...