Latar Belakang: Pertumbuhan pesat startup digital di Indonesia tidak selalu diiringi oleh kinerja keuangan yang optimal karena tingginya risiko bisnis dan keterbatasan dalam manajemen keuangan berbasis teknologi. Kondisi ini membutuhkan pendekatan integratif antara teknologi keuangan (fintech) dan manajemen risiko untuk meningkatkan keberlanjutan bisnis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model terintegrasi fintech dan manajemen risiko dalam meningkatkan kinerja keuangan startup digital di Indonesia. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran dengan desain studi kasus, di mana data kuantitatif dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM), sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara untuk memperkuat interpretasi temuan. Hasil: Temuan menunjukkan bahwa fintech memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui manajemen risiko sebagai variabel mediasi. Selain itu, integrasi fintech dan manajemen risiko terbukti dapat meningkatkan efisiensi operasional, transparansi keuangan, dan kemampuan mitigasi risiko. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan startup digital tidak hanya ditentukan oleh adopsi teknologi, tetapi juga oleh kemampuan mengelola risiko secara terintegrasi untuk mencapai kinerja keuangan yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026