Di tengah tingginya paparan media digital pada usia dini, pemanfaatan permainan tradisional congklak sebagai media stimulasi kognitif belum dieksplorasi secara maksimal pada aspek proses berpikirnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam mengenai Dinamika Perkembangan Kognitif Anak melalui Aktivitas Permainan Strategi Tradisional Congklak dengan menggeser fokus dari sekadar hasil akhir numerasi menuju pembentukan pemikiran strategis. Secara spesifik, penelitian ini membedah fungsi eksekutif anak, yakni memori kerja dan pengambilan keputusan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus majemuk. Subjek penelitian melibatkan tiga orang anak usia dini yang dipilih melalui teknik purposive sampling, didukung oleh guru dan orang tua sebagai informan triangulasi. Pengumpulan data dilakukan melalui pendekatan micro-analysis of gameplay yang mencakup observasi partisipatif berbasis rekaman video, think-aloud protocol, dan wawancara semi-terstruktur. Selanjutnya, data yang terkumpul diolah menggunakan teknik analisis data model interaktif yang meliputi tahapan kondensasi data, penyajian data (melalui analisis per kasus dan lintas kasus), serta penarikan kesimpulan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam memperkaya literatur etnopedagogi, serta menawarkan kontribusi praktis bagi para pendidik dan orang tua berupa alternatif media stimulasi kognitif yang murah, bebas layar, dan sekaligus berfungsi sebagai instrumen pelestarian warisan budaya lokal.
Copyrights © 2026