Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan layanan dan strategi promosi Lab School UIN Palopo, sebuah layanan day care yang sekaligus berfungsi sebagai laboratorium praktik mahasiswa PG PAUD, serta mengidentifikasi faktor yang tampak memengaruhi minat orang tua. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif. Data dikumpulkan pada 19-20 Mei 2026 melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan penanggung jawab sementara Lab School sebagai informan utama, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa serta diperiksa keabsahannya melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lab School menjalankan dua bentuk promosi, yaitu promosi digital melalui Instagram, TikTok, dan Facebook serta promosi dari mulut ke mulut (word of mouth). Promosi digital belum dikelola secara rutin dan terencana, sedangkan rekomendasi dari teman, kerabat, dan lingkungan kampus tampak menjadi jalur utama masuknya peserta didik baru. Minat orang tua tampak berkaitan dengan kepercayaan terhadap rekomendasi personal, pengalaman positif pengguna layanan, dan fokus layanan pada perkembangan motorik, sosial, dan emosional anak. Namun, karena sebagian besar peserta didik berasal dari keluarga dosen, peran word of mouth tidak dapat dipisahkan dari kedekatan institusional dengan kampus. Berbeda dengan penelitian terdahulu yang berfokus pada sekolah formal atau lembaga PAUD umum, penelitian ini memberikan gambaran kontekstual tentang promosi pada day care berbasis laboratorium kampus. Temuan ini bersifat kontekstual dan perlu dikonfirmasi dengan melibatkan orang tua sebagai informan.
Copyrights © 2026