Sampah organik rumah tangga merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang perlu dikelola dengan baik karena dapat menimbulkan penumpukan dan mengganggu kebersihan lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan sampah organik rumah tangga melalui edukasi dan pelatihan pembuatan eco-enzyme di Desa Gadingrejo, Kabupaten Jember. Kegiatan melibatkan 60 ibu-ibu PKK dengan pendekatan partisipatif melalui penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung. Evaluasi pengetahuan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test terhadap 20 peserta yang mengikuti kedua pengukuran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai dari 93,5 pada pre-test menjadi 98,5 pada post-test atau meningkat sebesar 5 poin. Nilai minimum juga meningkat dari 30 menjadi 90, sedangkan nilai maksimum tetap 100. Peningkatan pemahaman juga terlihat pada beberapa aspek teknis, terutama pengelolaan wadah selama proses fermentasi yang meningkat dari 85% menjadi 100%. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi yang disertai demonstrasi dan praktik langsung dapat meningkatkan pemahaman masyarakat serta memberikan keterampilan dalam mengolah sampah organik menjadi eco-enzyme.
Copyrights © 2026