Latar belakang: Prediabetes merupakan kondisi awal yang berpotensi berkembang menjadi diabetes mellitus tipe 2, dengan prevalensi yang meningkat pada kelompok remaja. Salah satu faktor risiko yaitu konsumsi makanan dan minuman manis yang berlebihan. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan, frekuensi konsumsi makanan manis dan minuman kemasan manis dengan kejadian prediabetes pada remaja di SMA Negeri 1 Banyumas. Metode: Studi observasional analitik cross-sectional pada 81 siswa dengan proportional stratified random sampling pada bulan Oktober 2024. Data diperoleh melalui kuesioner pengetahuan, frekuensi konsumsi, dan pemeriksaan glukosa darah sewaktu. Analisis menggunakan Chi Square dan regresi logistik berganda. Hasil: Sebagian besar siswa berpengetahuan baik (69,1%), konsumsi makanan manis kategori sedang (54,3%), dan konsumsi minuman kemasan manis rendah (45,7%). Prevalensi prediabetes 37,0%. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,046) dan konsumsi minuman kemasan manis (p=0,001) dengan prediabetes, namun tidak pada konsumsi makanan manis (p=0,124). Variabel dominan adalah konsumsi minuman kemasan manis (p=0,026; RP=2,109; 95% CI: 1,091–4,076). Kesimpulan: Pengetahuan dan konsumsi minuman kemasan manis berhubungan dengan kejadian prediabetes, dengan konsumsi minuman manis sebagai faktor paling dominan.
Copyrights © 2026