Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas V SD Negeri 060938 Medan Johor yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru, rendahnya keaktifan siswa, serta kurangnya motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw pada materi ide pokok, kalimat utama, dan kalimat penjelas. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan mixed methods yang menggabungkan data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes (pretest dan posttest), wawancara, dan catatan lapangan, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Nilai rata-rata hasil belajar meningkat dari 62 pada tahap pretest menjadi 70,47 pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 85,23 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar juga telah melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan. Selain itu, aktivitas guru meningkat dari 76% pada siklus I menjadi 94% pada siklus II, sedangkan aktivitas siswa meningkat dari 70% menjadi 90%. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih aktif, kolaboratif, dan berpusat pada siswa sehingga berdampak positif terhadap pemahaman dan hasil belajar Bahasa Indonesia. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 060938 Medan Johor pada mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Copyrights © 2026