Empiricism Journal
Vol. 7 No. 3: September 2026

Efisiensi Pemasaran Semangka di Kecamatan Lape Kabupaten Sumbawa

Fibriyani, Eka (Unknown)
Sjah, Taslim (Unknown)
Hayati, Hayati (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi saluran pemasaran, menganalisis margin pemasaran, farmer’s share, distribusi keuntungan, dan efisiensi pemasaran semangka di Kecamatan Lape Kabupaten Sumbawa. Penelitian dilaksanakan pada tahun 2026 dengan menggunakan metode kuantitatif. Responden terdiri atas 34 petani yang ditentukan dengan proportional random sampling serta 13 lembaga pemasaran yang terdiri atas 5 pedagang pengepul, 3 pedagang antar pulau, dan 5 pedagang pengecer yang ditentukan dengan metode snowball sampling. Data yang digunakan terdiri atas data primer dan data sekunder, dengan data primer diperoleh melalui wawancara langsung menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan terdapat dua saluran pemasaran, yaitu saluran I yang berorientasi pada pasar lokal dan saluran II yang berorientasi pada pasar luar daerah. Saluran I memiliki margin pemasaran sebesar Rp2.140 dan farmer’s share sebesar 60,40%, sedangkan saluran II memiliki margin sebesar Rp6.740 dan farmer’s share sebesar 32,60%. Rasio distribusi keuntungan pada saluran I sebesar 0,90, sedangkan saluran II sebesar 0,38, yang menunjukkan bahwa distribusi keuntungan pada saluran I lebih proporsional. Berdasarkan indikator margin pemasaran, farmer’s share, dan rasio distribusi keuntungan, saluran I relatif lebih efisien dalam memberikan manfaat ekonomi langsung kepada petani. Namun, saluran II tetap memiliki peran penting secara operasional karena mampu menyerap hasil panen dalam volume lebih besar, memberikan kepastian pembelian, dan memperluas akses pemasaran semangka Kecamatan Lape ke luar daerah. Dengan demikian, penilaian efisiensi pemasaran perlu mempertimbangkan tidak hanya bagian harga yang diterima. Efficiency of Watermelon Marketing in Lape District Sumbawa Regency Abstract This study aims to identify marketing channels and analyze marketing margins, the farmer’s share, profit distribution, and marketing efficiency for watermelons in Lape District, Sumbawa Regency. Conducted in 2026 using a quantitative approach, the study involved 34 farmers selected via proportional random sampling and 13 marketing agents comprising 5 collectors, 3 inter-island traders, and 5 retailers selected using snowball sampling. Data consisted of both primary and secondary sources, with primary data gathered through direct interviews using questionnaires. The results reveal two marketing channels: Channel I, oriented toward the local market, and Channel II, oriented toward markets outside the region. Channel I exhibited a marketing margin of Rp2,140 and a farmer’s share of 60.40%, whereas Channel II showed a margin of Rp6,740 and a farmer’s share of 32.60%. The profit distribution ratio was 0.90 for Channel I and 0.38 for Channel II, indicating a more proportional profit distribution in Channel I. Based on indicators such as marketing margin, farmer’s share, and profit distribution ratio, Channel I is relatively more efficient in delivering direct economic benefits to farmers. However, Channel II remains operationally significant, as it absorbs larger harvest volumes, ensures purchase certainty, and expands market access for watermelons from Lape District to regions beyond the local area. Consequently, assessments of marketing efficiency must consider factors beyond just the share of the price received

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

empiricism

Publisher

Subject

Chemistry Education Languange, Linguistic, Communication & Media Mathematics Social Sciences Other

Description

Empiricism Journal was published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM). This journal publishes empirical original research papers in the field of education and natural ...