Sentra Industri Tempe Sanan di Kota Malang merupakan klaster ekonomi kreatif yang berkembang dan mengintegrasikan produksi tempe dengan potensi wisata edukatif. Meskipun demikian, Pokdarwis sebagai pengelola kawasan masih menghadapi keterbatasan dalam kemampuan komunikasi multibahasa, ketiadaan prosedur layanan wisata yang baku, lemahnya identitas visual, serta rendahnya pemanfaatan media digital untuk promosi sehingga menghambat daya saing kawasan sebagai destinasi wisata berbasis komunitas. Program pengabdian ini bertujuan memperkuat kapasitas kelembagaan dan profesional Pokdarwis melalui pelatihan pemanduan wisata multibahasa, pengembangan identitas visual destinasi, peningkatan pemasaran digital, penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) layanan wisata edukatif, serta pembangunan jejaring promosi dengan mitra eksternal. Dengan menggunakan pendekatan partisipatoris dan berbasis komunitas, program ini dilaksanakan melalui tahapan identifikasi kebutuhan, pelatihan terstruktur, penerapan teknologi, pendampingan, dan perencanaan keberlanjutan. Hasil pelaksanaan meliputi tersiapkannya pemandu wisata multibahasa, video profil trilingual, materi branding yang terintegrasi, SOP layanan wisata edukatif, dua bentuk kolaborasi promosi, dan instrumen umpan balik wisatawan dwibahasa. Temuan tersebut menunjukkan peningkatan signifikan pada kompetensi layanan, literasi digital, dan kemampuan Pokdarwis dalam menyajikan Sanan sebagai produk wisata yang terorganisasi. Dengan demikian, program ini berkontribusi pada peningkatan kualitas, visibilitas, dan daya saing Sanan sebagai destinasi wisata edukatif sekaligus memperkuat pemberdayaan masyarakat dan keberlanjutan industri kreatif lokal.
Copyrights © 2026