Program pembiasaan religius di sekolah dapat menjadi bagian dari upaya membangun kesiapan murid sebelum mengikuti pembelajaran. Salah satu program yang dikembangkan di SMA Muhammadiyah 1 Gresik adalah SMA-M (Spiritual Morning Activity dan Muroja’ah), yang memadukan aktivitas spiritual, muroja’ah, komunikasi wali kelas, dan pendampingan murid pada awal kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi program SMA-M, menganalisis peran wali kelas dan pengalaman murid, serta mengidentifikasi faktor pendukung, kendala, dan upaya perbaikan program. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data direncanakan diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan koordinator program, wakil kepala sekolah terkait, wali kelas, guru, dan murid. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini diharapkan memberikan gambaran mengenai pengelolaan pembiasaan spiritual yang terintegrasi dengan pendampingan wali kelas dalam mendukung kesiapan belajar murid.
Copyrights © 2026