Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan
Vol. 3 No. 3 (2026): Oktober - Desember

Parental Phubbing dan Distres Psikologis pada Remaja: Literature Review

Antika Widia Lestari (Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Semarang)
Rafa Maia Elfanti (Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Semarang)
Erika Dyah Novitasari (Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Semarang)
Ludhia Hasna Hafizhah (Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Semarang)
Melkha Ayu Pramudhia (Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Semarang)
Fionna Ayu Nailasanti (Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Semarang)
Ghina Dhinara Ayu Adzraa (Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Semarang)
Gendis Iva Indri Wibowo (Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Semarang)
Dewi Puspitasari (Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Semarang)
Satriya Pranata (Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Semarang)



Article Info

Publish Date
05 Oct 2026

Abstract

Ketika orang tua tetap sibuk dengan perangkat digital saat sedang bersama anak, perhatian selama berinteraksi dapat terbagi. Situasi ini dikenal sebagai parental phubbing dan dalam beberapa tahun terakhir semakin sering dikaji karena berkaitan dengan pengalaman psikologis remaja. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk merangkum hubungan parental phubbing dengan distres psikologis pada remaja sekaligus menelaah faktor yang dapat menjelaskan hubungan tersebut. Artikel ditelusuri melalui PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, dan Dimensions AI. Dari 479 catatan awal, sebanyak 14 artikel akhirnya memenuhi tahap seleksi. Secara umum, studi-studi tersebut mengaitkan parental phubbing dengan depresi, kecemasan, emosi negatif, dan penyesuaian psikologis yang lebih rendah. Sejumlah outcome lain juga dilaporkan, antara lain gangguan tidur, burnout akademik maupun pembelajaran, insecure attachment, penggunaan internet atau media sosial bermasalah, bullying, serta non-suicidal self-injury. Berbagai faktor relasional dan individual, seperti kualitas hubungan orang tua-anak, harga diri, kebutuhan psikologis dasar, dukungan sosial, rumination, self-control, dan school connectednes, turut berperan. Karena sebagian bukti berasal dari study cross-sectional, hubungan sebab-akibat belum dapat disimpulkan secara kuat. Kajian longitudinal dan penelitian pada konteks budaya yang lebih beragam masih dibutuhkan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jipk

Publisher

Subject

Health Professions Immunology & microbiology Library & Information Science Neuroscience Public Health

Description

Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan | ISSN (E): 3063-1467 merupakan jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel bidang psikologi dan kesehatan. Jurnal ini terbit setiap tiga bulanan, yakni bulan Januari, April, Juli, dan Oktober. Adapun cakupan dari jurnal ini antara lain: Bidang Psikologi: Psikologi ...