Pisau mesin pencacah rumput merupakan komponen yang menentukan kinerja dan umur pakai mesin sehingga memerlukan material dengan kekerasan dan ketahanan aus yang baik. Kawat seling baja karbon tinggi berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku pisau, namun kualitas mikrostrukturnya dipengaruhi oleh proses perlakuan panas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penambahan natrium tetraborat (boraks) terhadap perubahan mikrostruktur kawat seling sebagai material pisau mesin pencacah rumput.Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan 2 spesimen kawat seling yang dipanaskan pada temperatur 850 °C selama 60 menit. Natrium tetraborat diberikan sebanyak 80% (atau 80g) selama proses pemanasan sebagai pelindung permukaan, kemudian spesimen didinginkan cepat menggunakan media oli. Karakterisasi mikrostruktur dilakukan menggunakan mikroskop metalografi pada pembesaran 50x & 100×, sedangkan sifat mekanik dievaluasi melalui pengujian kekerasan metode Vickers.Hasil pengamatan menunjukkan bahwa penambahan natrium tetraborat menghasilkan pembentukan fasa martensit yang lebih dominan dan lebih homogen dibandingkan spesimen tanpa perlakuan. Lapisan oksida pada permukaan spesimen juga berkurang sehingga proses transformasi fasa berlangsung lebih optimal. Nilai kekerasan meningkat dari 450 menjadi 540 HV mengalami peningkatan sebesar 20% dibandingkan spesimen tanpa penambahan natrium tetraborat.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan natrium tetraborat pada proses perlakuan panas memberikan pengaruh positif terhadap pembentukan mikrostruktur martensit, mengurangi oksidasi selama pemanasan, serta meningkatkan kekerasan kawat seling sehingga lebih sesuai digunakan sebagai material pisau mesin pencacah rumput.
Copyrights © 2026