Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia
Vol. 5 No. 3 (2026): September : Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia

Pemanfaatan Limbah Kulit Bawang Merah menjadi Pestisida Nabati melalui Pelatihan Pada Kelompok Tani Tuah Sakato di Nagari Alahan Panjang

Walmadri Walmadri (Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh)
Nofrianil Nofrianil (Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh)
Hasanal Fachri Satia S. (Institut Teknologi Sawit Indonesia)
Noprizal Noprizal (Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh)
Hidayatul Fadli (Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh)
Dwi Rahmanto (Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh)



Article Info

Publish Date
25 Sep 2026

Abstract

Limbah kulit bawang merah merupakan salah satu residu yang dihasilkan dari kegiatan pasca panen di pusat produksi bawang merah Nagari Alahan Panjang, Kabupaten Solok. Di Kelompok Petani Tuah Sakato, limbah ini belum dimanfaatkan secara optimal, sehingga nilai tambah bagi kelompok tersebut terbatas dan berpotensi berkontribusi pada masalah lingkungan. Masalah ini perlu mendapat perhatian karena budidaya bawang merah masih bergantung pada input eksternal, termasuk pestisida, sementara sumber daya lokal yang tersedia masih kurang dimanfaatkan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok petani dalam mengolah limbah kulit bawang merah menjadi pestisida nabati dan untuk mendorong penggunaannya kembali sebagai input pertanian melalui pendekatan ekonomi sirkular. Mitra sasaran adalah Kelompok Petani Tuah Sakato di Nagari Alahan Panjang, yang melibatkan 20 peserta. Kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan belajar praktik, praktik langsung dalam produksi pestisida nabati, aplikasi produk yang dihasilkan di lahan bawang merah, pendampingan, dan evaluasi. Hasil menunjukkan bahwa pestisida nabati yang berasal dari limbah kulit bawang merah berhasil diproduksi dan diaplikasikan di lahan mitra. Evaluasi pengetahuan dari 20 peserta menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 14% pada pra-tes menjadi 94% pada pasca-tes, yang mewakili peningkatan sebesar 85,11%.

Copyrights © 2026