Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi yang masih perlu mendapatkan perhatian karena dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Upaya pencegahan stunting tidak hanya dilakukan melalui pelayanan kesehatan, tetapi juga dapat dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemenuhan gizi melalui pemanfaatan bahan pangan lokal. Salah satu potensi yang dapat dimanfaatkan adalah Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang dapat diolah menjadi produk pangan yang lebih menarik dan mudah dikonsumsi oleh masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pemanfaatan tanaman lokal sebagai bahan pangan dalam mendukung pencegahan stunting. Kegiatan dilaksanakan melalui praktik pengolahan tanaman TOGA menjadi wedang jahe dan puding daun katuk, yang selanjutnya diperkenalkan kepada masyarakat. Pelaksanaan kegiatan meliputi tahap observasi, persiapan alat dan bahan, proses pengolahan produk, serta edukasi dan pengenalan hasil produk kepada masyarakat. Wedang jahe dibuat dengan mengolah jahe menjadi minuman yang dapat dikonsumsi sebagai minuman pendamping, sedangkan daun katuk diolah menjadi puding sehingga lebih mudah diterima dan dikonsumsi, khususnya sebagai salah satu alternatif olahan pangan berbahan sayuran. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat Desa Simbang mengenai pentingnya pemanfaatan bahan pangan lokal dan mendorong kreativitas dalam mengolah tanaman yang tersedia di lingkungan sekitar menjadi produk pangan yang bernilai guna dalam mendukung pemenuhan gizi keluarga dan pencegahan stunting.
Copyrights © 2026