Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Vol 5, No 2 (2026): September

Pemanfaatan Daun Katuk dan Jahe sebagai Olahan Pangan Berbasis Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk Mendukung Pencegahan Stunting di Desa Simbang

Meydy Fauziridwan (Universitas Muhammadiyah Purwokerto)
Wildan Nurul Fajar (Universitas Muhammadiyah Purwokerto)
Adib Priyo Anggoro (Universitas Muhammadiyah Purwokerto)
Cita Dwi Maheswari (Universitas Muhammadiyah Purwokerto)
Syahrul Ramdani (Universitas Muhammadiyah Purwokerto)
Vivia Adelwisa (Universitas Muhammadiyah Purwokerto)
Nadia Siswi Aryanti (Universitas Muhammadiyah Purwokerto)
Raihan Yoga Fadhil Saputra (Universitas Muhammadiyah Purwokerto)
Cinta Fauzia Anggrahini (Universitas Muhammadiyah Purwokerto)
Nabila Noviana Putri Rahmadani (Universitas Muhammadiyah Purwokerto)
Indi Rahmawati (Universitas Muhammadiyah Purwokerto)
Oktavia Sindy Hafsari (Universitas Muhammadiyah Purwokerto)
Dinda Dyah Cahyaningsih (Universitas Muhammadiyah Purwokerto)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2026

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi yang masih perlu mendapatkan perhatian karena dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Upaya pencegahan stunting tidak hanya dilakukan melalui pelayanan kesehatan, tetapi juga dapat dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemenuhan gizi melalui pemanfaatan bahan pangan lokal. Salah satu potensi yang dapat dimanfaatkan adalah Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang dapat diolah menjadi produk pangan yang lebih menarik dan mudah dikonsumsi oleh masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pemanfaatan tanaman lokal sebagai bahan pangan dalam mendukung pencegahan stunting. Kegiatan dilaksanakan melalui praktik pengolahan tanaman TOGA menjadi wedang jahe dan puding daun katuk, yang selanjutnya diperkenalkan kepada masyarakat. Pelaksanaan kegiatan meliputi tahap observasi, persiapan alat dan bahan, proses pengolahan produk, serta edukasi dan pengenalan hasil produk kepada masyarakat. Wedang jahe dibuat dengan mengolah jahe menjadi minuman yang dapat dikonsumsi sebagai minuman pendamping, sedangkan daun katuk diolah menjadi puding sehingga lebih mudah diterima dan dikonsumsi, khususnya sebagai salah satu alternatif olahan pangan berbahan sayuran. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat Desa Simbang mengenai pentingnya pemanfaatan bahan pangan lokal dan mendorong kreativitas dalam mengolah tanaman yang tersedia di lingkungan sekitar menjadi produk pangan yang bernilai guna dalam mendukung pemenuhan gizi keluarga dan pencegahan stunting.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JLPPM

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Dentistry Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat berisi hasil dari pengabdian dan pemberdayaan berupa penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam berbagai disiplin ilmu diantaranya agama, pendidikan, ekonomi, hukum, teknik, pertanian, dan ...