Penelitian ini menganalisis pengaruh kompetensi digital dan pelatihan kerja terhadap produktivitas karyawan Divisi Warehouse PT Sigma Cipta Utama, Tangerang Selatan. Penelitian dilatarbelakangi oleh meningkatnya digitalisasi proses kerja gudang, sementara hasil pra-survei menunjukkan bahwa sejumlah indikator kompetensi digital dan pelaksanaan pelatihan masih belum optimal serta produktivitas karyawan berfluktuasi pada periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik sampling jenuh terhadap seluruh 54 karyawan Divisi Warehouse. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan SPSS versi 26 melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, autokorelasi, regresi linear, korelasi, koefisien determinasi, uji t, dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas dengan t hitung 7,512 dan kontribusi determinasi 52,0%. Pelatihan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan dengan t hitung 12,526 dan kontribusi determinasi 75,1%. Secara simultan, kompetensi digital dan pelatihan kerja berpengaruh signifikan terhadap produktivitas dengan F hitung 76,961 dan Adjusted R Square 74,1%, sedangkan 25,9% variasi produktivitas dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Temuan menegaskan bahwa produktivitas warehouse tidak hanya membutuhkan kemampuan menggunakan teknologi digital, tetapi juga program pelatihan yang terstruktur, relevan, dan berkelanjutan. Implikasi penelitian mengarah pada integrasi pengembangan kompetensi digital dengan pelatihan berbasis kebutuhan operasional agar adaptasi teknologi dan efisiensi kerja meningkat secara konsisten.
Copyrights © 2026