Penelitian ini ingin melihat bagaimana budaya organisasi dan motivasi kerja mempengaruhi hasil kerja para pengurus Pondok Pesantren Cipasung Tasikmalaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif-verifikatif. Populasi penelitian terdiri dari para pengurus yang sedang aktif, dan pengambilan sampel dilakukan dengan metode sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner berbentuk skala Likert, kemudian data tersebut dianalisis dengan bantuan software statistik melalui beberapa uji seperti uji reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, serta penghitungan koefisien determinasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa budaya organisasi secara sebagian berdampak positif dan nyata terhadap hasil kerja pengurus. Selain itu, motivasi kerja juga memengaruhi kinerja pengurus secara positif dan secara signifikan. Secara bersamaan, budaya organisasi dan motivasi kerja mempunyai pengaruh yang cukup besar terhadap kinerja pengurus, sementara faktor-faktor lain yang tidak termasuk dalam model penelitian ini menjelaskan sisanya. Hasil penelitian ini menunjukkan betapa pentingnya meningkatkan nilai-nilai organisasi, menjaga disiplin, memperbaiki kerja sama antaranggota, memberi penghargaan, memberikan kesempatan untuk berprestasi, serta mengakui usaha dan kontribusi para pengurus. Artikel juga menekankan pentingnya melakukan pengecekan konsistensi data sebelum naskah akhir diberikan karena ada ketidaksesuaian dalam aspek administratif dan statistik pada beberapa bagian dari sumber naskah serta meningkatkan kesejahteraan secara menyeluruh bagi seluruh pengurus pesantren.
Copyrights © 2026