Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program ekstrakurikuler Pramuka dalam menumbuhkan jiwa kepemimpinan siswa serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya di MTs Muhammadiyah 1 Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui observasi nonpartisipan, wawancara, dan dokumentasi dengan informan kepala sekolah, pembina Pramuka, dan siswa. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta verifikasi atau penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber, metode, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program ekstrakurikuler Pramuka dilakukan melalui penyusunan program dan jadwal secara partisipatif, latihan rutin dan kegiatan lapangan, penerapan sistem beregu, keaktifan siswa, serta evaluasi kegiatan. Pelaksanaan kegiatan memberikan pengalaman langsung kepada siswa untuk mengembangkan keberanian, percaya diri, kemampuan berkomunikasi, kerja sama, tanggung jawab, kemandirian, pengambilan keputusan, dan kemampuan memimpin kelompok. Faktor pendukung meliputi dukungan pihak sekolah, kompetensi dan peran pembina, antusiasme siswa, serta tersedianya kesempatan dan fasilitas kegiatan. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu, sarana prasarana yang belum memadai, dan keterbatasan pembina dalam pendampingan. Dengan demikian, program ekstrakurikuler Pramuka dapat menjadi wadah pengembangan jiwa kepemimpinan siswa apabila dikelola secara partisipatif, berkelanjutan, dan memberikan tanggung jawab nyata kepada siswa melalui proses pembiasaan, keterlibatan aktif, pembagian peran, dan refleksi terhadap pengalaman selama mengikuti kegiatan kepramukaan.
Copyrights © 2026