Transformasi digital mendorong UMKM mengadopsi Customer Relationship Management (CRM) berbasis analitik untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan. Namun, implementasi CRM masih didominasi oleh paradigma konvensional yang berorientasi pada profitabilitas pelanggan dan belum mengintegrasikan prinsip-prinsip Ekonomi dan Bisnis Islam. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Islamic Customer Relationship Management Analytics (I-CRMA) melalui pemanfaatan dashboard analitik pelanggan sebagai instrumen pengambilan keputusan strategis berbasis Maqāṣid al-Syarī'ah pada UMKM Food and Beverage. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif pada Café KotaKopi Makassar dengan memanfaatkan 7.167 data transaksi pelanggan periode Agustus–Oktober 2025 yang dipadukan dengan observasi dan wawancara. Analisis dilakukan menggunakan indikator Customer Retention Rate (CRR), Customer Lifetime Value (CLV), segmentasi pelanggan, serta interpretasi berdasarkan prinsip amanah, ṣidq, 'adl, iḥsān, dan maslahah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dashboard analitik mampu mengidentifikasi pola transaksi, retensi pelanggan sebesar sekitar 76%, serta menentukan Segmen B sebagai kontributor utama pendapatan. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa indikator CRM tidak hanya merepresentasikan nilai ekonomi pelanggan, tetapi dapat diinterpretasikan sebagai dasar penyusunan strategi bisnis yang adil, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan secara berkelanjutan dan bertanggung jawab. Novelty penelitian ini terletak pada pengembangan kerangka Islamic Customer Relationship Management Analytics (I-CRMA) yang mengintegrasikan customer analytics, business intelligence, dan Maqāṣid al-Syarī'ah dalam pengelolaan hubungan pelanggan pada UMKM halal.
Copyrights © 2026