Kemampuan mahasiswa dalam menerapkan sitasi dan menyusun daftar pustaka merupakan bagian penting dalam penulisan ilmiah. Namun, masih ditemukan keterbatasan mahasiswa dalam menerapkan sitasi, menyusun referensi, menggunakan APA Style, dan memanfaatkan reference manager. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kompetensi sitasi mahasiswa setelah mengikuti program AKSI SITASI berbasis digital dan praktik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one-group pretest-posttest. Peserta penelitian berjumlah 30 mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Makassar. Program AKSI SITASI dilaksanakan melalui penggunaan modul digital, video tutorial, Quick Guide Sitasi dan Daftar Pustaka, serta kegiatan sosialisasi dan praktik menggunakan Mendeley. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest yang mengukur pemahaman mahasiswa mengenai sitasi, daftar pustaka, sumber referensi kredibel, APA Style, dan penggunaan Mendeley. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor meningkat dari 46,88 pada pretest menjadi 89,83 pada posttest, dengan peningkatan rata-rata sebesar 42,96 poin. Seluruh peserta mengalami peningkatan skor. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest (p < 0,001). Hasil tersebut menunjukkan bahwa AKSI SITASI berpotensi menjadi bentuk penguatan pembelajaran yang mengintegrasikan media digital dan praktik langsung dalam meningkatkan kompetensi sitasi mahasiswa.
Copyrights © 2026