Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan industri manufaktur dan investasi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia selama periode tahun 2007–2025. Data yang digunakan merupakan data sekunder runtun waktu (time series) selama 19 tahun yang bersumber dari World Development Indicators (WDI) World Bank. Dimana data yang digunakan untuk pertumbuhan ekonomi yaitu GDP growth (annual %), data yang digunakan untuk pertumbuhan industri manufaktur yaitu Manufacturing, value added (% of GDP), dan data yang digunakan untuk investasi yaitu Gross fixed capital formation (annual % growth). Metode analisis yang diterapkan adalah analisis regresi linear berganda dengan pendekatan Ordinary Least Squares (OLS) serta diuji menggunakan pengujian asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, autokorelasi, heteroskedastisitas, dan multikolinearitas melalui perangkat lunak EViews 13. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa pertumbuhan industri manufaktur berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia (t=6,041844; p=0,0000). Variabel investasi juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia (t=4,010755; p=0,0010). Secara simultan, pertumbuhan industri manufaktur dan investasi berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia (F=103,9300; p=0,000000). Nilai koefisien determinasi (R^2) sebesar 0,928527 mengindikasikan bahwa 92,85% variasi pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat dijelaskan oleh variabel pertumbuhan industri manufaktur dan investasi, sedangkan sisa 7,15% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini memperkuat teori bahwa penguatan sektor manufaktur sebagai leading sector dan akumulasi modal investasi merupakan kunci utama dalam mendorong peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.
Copyrights © 2026