Latar Belakang: Imunisasi dasar lengkap merupakan salah satu upaya penting dalam memberikan perlindungan terhadap Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I). Cakupan imunisasi dasar lengkap di Indonesia maupun Provinsi Jambi masih belum mencapai target yang ditetapkan dan menunjukkan kecenderungan penurunan. Kelengkapan imunisasi dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik dari ibu maupun lingkungan keluarga. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan status imunisasi dasar lengkap pada bayi di wilayah kerja Puskesmas Aur Duri Kota Jambi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional yang dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Aur Duri Kota Jambi pada Desember 2025–Juli 2026. Populasi penelitian sebanyak 351 bayi dengan sampel 130 bayi yang dipilih menggunakan quota sampling berdasarkan alokasi masing-masing kelurahan dan disesuaikan dengan jadwal serta lokasi posyandu. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi menggunakan kuesioner dan buku KIA. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 80,8% bayi memiliki status imunisasi dasar lengkap. Terdapat hubungan antara pengetahuan ibu (p<0,05), sikap ibu (p=0,012), dan dukungan suami (p=0,005) dengan status imunisasi dasar lengkap pada bayi. Tidak terdapat hubungan antara jarak ke fasilitas pelayanan kesehatan (p=0,693) dan jumlah anak (p=0,745) dengan status imunisasi dasar lengkap. Kesimpulan: Disimpulkan bahwa pengetahuan, sikap, dan dukungan suami berhubungan dengan status imunisasi dasar lengkap, sedangkan jarak pelayanan kesehatan dan jumlah anak tidak berhubungan. Puskesmas diharapkan meningkatkan edukasi imunisasi dan keterlibatan suami serta mengoptimalkan pemantauan bayi yang belum melengkapi imunisasi.
Copyrights © 2026