Artikel ini bertujuan mengembangkan modul pembelajaran praktikum konversi sepeda motor listrik bagi siswa kelas XI Program Keahlian Teknik Sepeda Motor di SMK Negeri 1 Singosari sebagai respons terhadap adanya competency gap antara kurikulum yang masih berorientasi pada teknologi kendaraan berbahan bakar fosil dengan kebutuhan industri otomotif yang bergerak menuju elektrifikasi kendaraan. Pengembangan modul dilatarbelakangi oleh keterbatasan bahan ajar yang spesifik, minimnya kompetensi guru dalam teknologi kendaraan listrik, rendahnya pengalaman praktis siswa, serta belum optimalnya integrasi teknologi ramah lingkungan dalam pembelajaran vokasi. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan mengadopsi pendekatan Project-Based Learning (PjBL) untuk menghasilkan modul yang memadukan materi konseptual, panduan praktikum konversi sepeda motor konvensional menjadi sepeda motor listrik, rubrik penilaian autentik, serta media pendukung berupa video tutorial dan sumber belajar interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif berdasarkan hasil validasi ahli materi dan ahli media, memperoleh respons positif dari guru maupun peserta didik, serta mampu meningkatkan pemahaman konseptual, keterampilan praktis konversi kendaraan listrik, kemampuan pemecahan masalah, kreativitas, kolaborasi, dan kesiapan kerja siswa pada bidang teknologi kendaraan listrik. Selain mendukung implementasi pembelajaran berbasis proyek di SMK, modul ini juga berkontribusi terhadap penguatan pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan industri otomotif listrik, kebijakan transisi energi nasional, serta pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan melalui pengembangan kompetensi sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi hijau.
Copyrights © 2026