Perkembangan era milenial, yang ditandai dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, menuntut dunia pendidikan untuk terus berinovasi untuk menyediakan metode pembelajaran yang aktif, berpusat pada siswa, dan efektif. Namun, masalah seperti tingkat keaktifan siswa yang rendah dan kesulitan untuk memahami konsep yang abstrak masih menjadi masalah dalam pembelajaran di sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh model RADEC (Read, Answer, Discuss, Explain, and Create) terhadap keaktifan dan pemahaman konsep siswa dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Untuk mencapai tujuan ini, berbagai artikel ilmiah dari tahun 2016–2025 yang diperoleh melalui Google Scholar dan Garuda Kemdikbud dianalisis menggunakan teknik studi literatur deskriptif kualitatif. Proses identifikasi, klasifikasi, dan analisis data dilakukan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model RADEC dapat meningkatkan keaktifan siswa dan meningkatkan pemahaman konsep siswa melalui tahapan pembelajaran yang sistematis. Namun demikian, ada beberapa tantangan yang menghalangi pelaksanaan model ini. Beberapa di antaranya adalah keterbatasan waktu pembelajaran dan ketidakmampuan guru untuk mengelola kelas aktif. Oleh karena itu, model RADEC dapat berfungsi sebagai alternatif kreatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Copyrights © 2026