Penilaian kinerja korporasi yang hanya mengandalkan indikator akuntansi konvensional belum mampu menggambarkan kondisi perusahaan secara menyeluruh, sementara penelitian pada sektor Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) umumnya masih menggunakan rasio keuangan, Economic Value Added (EVA), atau Balanced Scorecard (BSC) secara terpisah. Penelitian ini bertujuan mengkaji integrasi ketiga model tersebut sebagai kerangka penilaian kinerja korporasi pada Emiten "U" periode 2019ā2023. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) dan desain Systematic Literature Review (SLR), didukung data laporan keuangan tahunan serta artikel ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan ROA menurun dari 35,52% menjadi 28,81%, NPM dari 16,69% menjadi 12,43%, sedangkan EVA tetap positif meskipun turun dari Rp7.040 miliar menjadi Rp4.232 miliar. Sebaliknya, aspek nonkeuangan melalui perspektif proses bisnis internal dan pembelajaran-pertumbuhan menunjukkan peningkatan. Novelti penelitian ini terletak pada integrasi rasio profitabilitas, EVA, dan BSC dalam satu kerangka analisis komprehensif untuk mengevaluasi kinerja perusahaan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi rasio profitabilitas, EVA, dan BSC memberikan gambaran kinerja perusahaan yang lebih komprehensif sehingga dapat menjadi dasar dalam penyusunan strategi peningkatan daya saing jangka panjang.
Copyrights © 2026