Post Operative Respiratory Failure (PORF) merupakan komplikasi pulmonal pascaoperasi mayor yang dapat meningkatkan morbiditas dan lama perawatan di unit intensif. Kondisi ini dipicu oleh trauma pembedahan dan efek residu anestesi yang menyebabkan gangguan fungsi diafragma serta depresi pusat pernapasan. Karya ilmiah akhir ini bertujuan menjelaskan asuhan keperawatan pada Ny. R dengan PORF ec post laparotomi eksploratif di ruang Intensive Care Unit Rumah Sakit X. Metode yang digunakan adalah laporan kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan berdasarkan SDKI, SLKI, dan SIKI. Hasil pengkajian menunjukkan diagnosis gangguan pertukaran gas, hipovolemia, dan penurunan curah jantung. Intervensi yang diberikan meliputi manajemen ventilasi mekanik, manajemen hipovolemia, dan perawatan jantung. Evaluasi menunjukkan peningkatan respons ventilasi mekanik, keseimbangan cairan, dan curah jantung. Hasil ini menegaskan bahwa pendekatan keperawatan holistik dengan pemantauan dan identifikasi dini penting untuk mencegah perburukan kondisi serta mendukung keberhasilan perawatan pascaoperasi.
Copyrights © 2026