Desa Menggoro sudah memiliki 10 unit bank sampah dusun, namun warga masih membuang sampah dalam kondisi tercampur sehingga botol plastik belum terpilah secara khusus. Kegiatan pengabdian ini bertujuan membangun Bank Botol sebagai unit pemilahan botol plastik yang terintegrasi dengan bank sampah eksisting, sekaligus memanfaatkan momentum Pasar Malam Jumat Pahing sebagai titik kumpul dan sumber dana swadaya perawatan makam Mbah Kyai Pahing, serta menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini melalui pelatihan pengolahan tutup botol menjadi gantungan kunci bagi siswa SD. Mitra kegiatan adalah Pemerintah Desa Menggoro, pengelola Desa Wisata Menggoro, serta siswa SDN 2 Menggoro. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi permasalahan, pembentukan alternatif program, penetapan program kerja, implementasi (perancangan-pembuatan Bank Botol, sosialisasi kepada 28 warga, pelatihan pengelolaan dan pengoperasian, serta serah terima kepada Desa Wisata Menggoro), dan monitoring-evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat kehadiran sosialisasi lebih dari 90% dari target dengan respons warga yang antusias, terbangunnya satu unit Bank Botol yang telah terisi sekitar 10% dari kapasitasnya pada pemantauan awal, serta pelatihan gantungan kunci bagi 12 siswa kelas 5 SDN 2 Menggoro yang menghasilkan sekitar 20 produk. Program ini memperkuat pemilahan sampah dari sumber dan membuka skema pembiayaan swadaya berbasis sampah botol plastik.
Copyrights © 2026