Kampung Koya Tengah, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, memiliki lahan aluvial yang subur dan basis ekonomi pertanian, tetapi potensinya belum terpetakan secara sistematis sebagai dasar desain usaha BUM Desa. Pengabdian ini bertujuan mempercepat penyiapan fondasi pembentukan BUM Desa melalui pendampingan kelembagaan dan pemetaan potensi ekonomi lokal. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi hukum kelembagaan, focus group discussion, pemetaan potensi berbasis aset, analisis prioritas usaha, dan refleksi bersama dengan 31 peserta yang terdiri atas kepala kampung, Bamuskam, ketua RT, dan aparatur kampung. Evaluasi dilakukan secara kualitatif melalui lima indikator kapasitas dan daftar periksa luaran. Hasilnya, lima komoditas teridentifikasi, yaitu jagung, pinang, umbi-umbian, rica/cabe, dan kakao; tiga di antaranya berprioritas tinggi, sedangkan rica/cabe memerlukan kajian lanjutan. Peserta memahami tahapan pembentukan dan prinsip tata kelola, serta tersusun tujuh luaran awal. Kegiatan ini menjadi baseline bagi penetapan Peraturan Kampung, penyusunan rencana bisnis, uji kelayakan, dan pendaftaran badan hukum.
Copyrights © 2026