Bullying merupakan permasalahan psikososial pada remaja yang dapat berdampak terhadap kesehatan mental, proses pembelajaran, dan kesejahteraan siswa. Keterbatasan kemampuan guru dalam mengenali tanda awal bullying dan masalah psikososial menunjukkan perlunya program pemberdayaan berbasis sekolah. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji efektivitas Program Teacher Empowerment dalam meningkatkan kemampuan guru melakukan deteksi dini bullying dan mendukung promosi kesehatan mental remaja di SMP 18 Kota Padang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Research and Development (RD) sederhana yang dilanjutkan dengan quasi-experimental pretest-posttest kelompok kontrol. Subjek penelitian terdiri atas 30 guru dan 50 siswa. Tahapan penelitian meliputi studi awal dan analisis kebutuhan, pengembangan program, validasi produk, uji efektivitas, dan evaluasi. Program mencakup edukasi bullying, identifikasi indikator psikososial, komunikasi suportif, strategi promosi kesehatan mental, respons awal, dan mekanisme rujukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Teacher Empowerment layak digunakan dan memberikan peningkatan kemampuan guru pada aspek pengetahuan, sikap, self-efficacy, dan keterampilan deteksi dini. Penerapan program juga menunjukkan kecenderungan perbaikan indikator bullying dan kesehatan mental siswa dibandingkan sebelum intervensi. Program Teacher Empowerment dapat menjadi pendekatan promotif-preventif berbasis sekolah untuk memperkuat kapasitas guru dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan mendukung kesehatan mental remaja.Kata Kunci: kesehatan psikososial, perundungan, pemberdayaan guru, remaja, sekolah
Copyrights © 2026