Academic grit merupakan salah satu faktor psikologis yang berperan penting dalam keberhasilan belajar siswa, namun masih banyak peserta didik yang menunjukkan rendahnya ketekunan dalam menghadapi tantangan akademik. Salah satu faktor yang diperkirakan dapat meningkatkan academic grit adalah mindfulness, dengan academic engagement sebagai mekanisme yang menjembatani hubungan tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh mindfulness terhadap academic grit dengan academic engagement sebagai variabel mediasi pada siswa SMP Negeri 1 Pabedilan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 242 siswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Five Facet Mindfulness Questionnaire (FFMQ), SInAPSi Academic Engagement Scale (SAES), dan Academic Grit Scale (AGS) yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan PROCESS Macro Hayes Model 4 pada IBM SPSS Statistics dengan teknik bootstrapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mindfulness berpengaruh positif dan signifikan terhadap academic engagement (β = 0,734; p 0,001) dan academic grit (β = 0,131; p 0,001). Academic engagement juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap academic grit (β = 0,131; p 0,001) serta terbukti memediasi secara signifikan pengaruh mindfulness terhadap academic grit berdasarkan Bootstrap Confidence Interval yang tidak melintasi angka nol. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan mindfulness mampu memperkuat academic grit baik secara langsung maupun melalui peningkatan academic engagement. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan program berbasis mindfulness dan peningkatan keterlibatan belajar sebagai strategi untuk memperkuat ketekunan akademik siswa.Kata[1] Kunci: Mindfulness, Academic Grit, Academic Engagement, Siswa Sekolah Menengah Pertama
Copyrights © 2026