Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren publikasi, distribusi geografis, pola kolaborasi penulis, evolusi tema, serta mengidentifikasi kesenjangan penelitian dan arah riset masa depan dalam kajian kemampuan komunikasi matematis. Metodologi – Penelitian ini menggunakan pendekatan kombinasi antara tinjauan literatur sistematis (systematic literature review) dan analisis bibliometrik. Proses seleksi literatur mengikuti protokol PRISMA melalui empat tahapan: identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi. Pencarian dilakukan pada basis data Scopus dengan kata kunci "Mathematical Communication" yang menghasilkan 3.091 artikel jurnal berbahasa Inggris yang terbit pada periode 2020–2025. Analisis bibliometrik dilakukan menggunakan perangkat lunak VOSviewer untuk memvisualisasikan co‑occurrence kata kunci, kolaborasi antarnegara dan antarpenulis, overlay visualization, density visualization, serta bibliographic coupling. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah publikasi meningkat secara konsisten dari tahun 2020 hingga 2024, dengan puncak tertinggi pada tahun 2024. China, India, dan Amerika Serikat menjadi kontributor terbesar, sementara Amerika Serikat berperan sebagai simpul strategis dalam jaringan kolaborasi internasional. Analisis co‑occurrence mengungkapkan bahwa topik komunikasi matematis telah terintegrasi dengan kecerdasan buatan dan teknik modulasi lanjutan, yang mengindikasikan pergeseran menuju pendekatan interdisipliner. Overlay visualization menunjukkan bahwa sebagian besar tema berada dalam fase emerging (berkembang pesat). Density visualization dan bibliographic coupling mengidentifikasi kesenjangan penelitian utama, yaitu rendahnya integrasi antara model pedagogi dengan teknologi cerdas, belum berkembangnya asesmen digital real‑time, serta terbatasnya kolaborasi lintas disiplin. Kebaruan – Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemampuan komunikasi matematis merupakan bidang yang terus berkembang dengan peluang riset yang luas, khususnya pada integrasi kecerdasan buatan, pengembangan asesmen adaptif, serta penguatan kolaborasi multidisiplin dan internasional. Signifikansi – Temuan ini diharapkan menjadi pijakan bagi peneliti selanjutnya dalam menentukan arah riset yang inovatif dan aplikatif.
Copyrights © 2025