Semakin banyak instansi memindahkan pengelolaan dokumen ke bentuk elektronik, dan pergeseran ini menuntut cara baru untuk membuktikan bahwa sebuah dokumen memang asli dan belum dimodifikasi. Penelitian ini membangun sistem tanda tangan digital berbasis RSA-PSS dan SHA-256 untuk dokumen PDF, dengan QR Code sebagai penunjuk ke metadata verifikasi. SHA-256 dipakai untuk menghitung message digest dari seluruh byte stream PDF final, RSA-PSS dipakai untuk membentuk dan memverifikasi tanda tangan lewat pasangan kunci RSA 2048-bit. React.js menangani frontend, FastAPI (Python) menangani backend, dan PostgreSQL menyimpan datanyaPengujian menggunakan metode Black Box Testing terhadap 20 dokumen PDF, yang terdiri atas 10 dokumen asli dan 10 dokumen yang telah dimodifikasi. Semua dokumen asli lolos verifikasi sebagai VALID. Semua dokumen yang dimodifikasi terdeteksi INVALID, termasuk dokumen dengan perubahan isi dan QR Code. Pengujian RSA-PSS juga menunjukkan bahwa tanda tangan ditolak ketika diverifikasi menggunakan kunci publik yang tidak sesuai. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi SHA-256, RSA-PSS, dan QR Code berbasis referensi mampu memeriksa integritas dokumen PDF dan memverifikasi tanda tangan berdasarkan kunci publik penandatangan yang terdaftar pada sistem.
Copyrights © 2026