Penyandang tunarungu mengalami hambatan dalam menerima informasi lisan sehingga pada aktivitas sehari-hari menjadi kurang efektif. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya teknologi bantu yang mampu mengubah informasi suara menjadi bentuk visual. Penelitian ini bertujuan merangcang dan mengimplementasikan Box Translator berbasis ESP32 dengan fitur Speech-to-text dan tampilan secara real-time sebagao alat bantu komunikasi bagi penyandang tunarungu.Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) yang meliputi tahap studi pendahuluan dan analisis kebutuhan, perancangan sistem, pengembangan prototipe, serta pengujian dan evaluasi. Sistem dikembangkan dengan mengintegrasikan ESP32 sebagai pusat kendali dan penyedia jaringan lokal, dan web sebagai media pengenalan suara, serta layar LCD sebagai media untuk menampilkan hasil transkripsi.Proses kerja sistem dimulai ketika suara diterima melalui mikrofon pada perangkat pengguna, kemudia dikonversi menjadi teks menggunakan fitur speech-to-text pada web. Hasil transkripsi selanjutnya dikirimkan menuju ESP32 dan ditampilkan pada layar LCD agar dapat dibaca oleh pengguna. Pengujian sistem mencakup akses halaman web, fungsi tombol Mulai, Stop, dan Bersihkan Teks, proses pengenalan suara, pengiriman teks menuju ESP32, tampilan LCD, serta penggunaan sistem secara berulang.Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fungsi utama sistem dapat berjalan dengan baik. Sistem memperoleh tingkat akurasi pengenalan suara sebesar 91,13% dengan waktu respons sekitar 2-3 detik. Kinerja terbaik diperoleh ketika sumber suara berada pada jarak 15-30 cm dalam lingkungan relatif tenang. Berdasarkan hasil tersebut, prototipe Box Translator dinyatakan dapat digunakan sebagai alat bantu visualisasi percakapan bagi penyandang tunarungu, terutama pada lingkungan dengan tingkat kebisingan rendan hingga rendah.
Copyrights © 2026