Penelitian ini bertujuan menggambarkan work-life balance, fleksibilitas kerja, dan burnout pada karyawan yang menjalankan remote working di PT. Indosoft Digital Enigma. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan survei terhadap seluruh 54 karyawan remote melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan pada Mei 2026 menggunakan kuesioner skala Likert lima tingkat dan dianalisis melalui distribusi frekuensi, persentase, kategorisasi skor, serta tabulasi deskriptif. Hasil menunjukkan work-life balance berada terutama pada kategori sangat baik sebanyak 31 responden atau 57,4%, diikuti kategori baik 29,6% dan cukup 13,0%. Fleksibilitas kerja didominasi kategori sangat tinggi sebesar 51,9% dan tinggi sebesar 38,9%. Burnout memperlihatkan pola yang lebih beragam, dengan kategori sedang 29,6%, sangat tinggi 27,8%, tinggi 20,4%, rendah 18,5%, dan sangat rendah 3,7%. Secara keseluruhan, karyawan menilai keseimbangan kehidupan kerja dan fleksibilitas secara positif, tetapi 48,2% responden berada pada kategori burnout tinggi atau sangat tinggi. Temuan menegaskan perlunya pengelolaan beban kerja, batas komunikasi, waktu pemulihan, dan dukungan organisasi dalam pelaksanaan kerja jarak jauh. Hasil ini bersifat deskriptif sehingga tidak digunakan untuk menyimpulkan hubungan kausal antarvariabel, melainkan sebagai dasar evaluasi kebijakan kerja dan kesejahteraan karyawan di perusahaan secara lebih terarah.
Copyrights © 2026