Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas video animasi interaktif berbasis kontekstual dalam meningkatkan kemandirian toilet training anak usia 4 sampai 5 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen tipe non-equivalent control group design. Subjek penelitian terdiri atas 30 anak yang terbagi dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui lembar observasi kemandirian toilet training yang mencakup aspek psikologis, fisik, dan kognitif. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank, uji Mann–Whitney U, dan N-gain. H. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (p = 0,001 < 0,05). Kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan yang lebih tinggi (N-gain = 0,39, kategori sedang) dibandingkan dengan kelompok kontrol (N-gain = 0,19, kategori rendah). Temuan ini menunjukkan bahwa video animasi interaktif berbasis kontekstual efektif digunakan untuk menstimulasi kemandirian toilet training anak. Media ini membantu anak memahami tahapan toilet training melalui pengalaman belajar visual, auditori, interaktif, dan dekat dengan rutinitas sehari-hari. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa guru PAUD dapat memanfaatkan media video animasi interaktif sebagai strategi pembelajaran bantu diri yang lebih konkret, menarik, dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini.
Copyrights © 2026