Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi pembelajaran berdiferensiasi pada PAUD inklusif yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengelolaan, dan evaluasi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada salah satu lembaga PAUD inklusif di Jakarta Timur. Subjek penelitian terdiri dari dua guru kelas, satu guru inklusi, dan kepala sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dilakukan melalui observasi dan asesmen awal untuk mengenali karakteristik, kemampuan, dan kebutuhan anak serta menentukan tujuan perkembangan secara bertahap. Pelaksanaan dilakukan melalui penyesuaian media, proses, tingkat bantuan, kegiatan klasikal maupun individual, serta fleksibilitas terhadap kondisi anak. Pengelolaan pembelajaran didukung oleh kolaborasi guru, layanan intervensi atau terapi, Program Pembelajaran Individual (PPI), orang tua, tenaga profesional, dan supervisi sekolah, meskipun masih terdapat keterbatasan fasilitas dan konsistensi dukungan di rumah. Evaluasi dilakukan berdasarkan target perkembangan individual anak secara berkala. Penelitian ini berimplikasi pada perlunya penguatan pembelajaran yang fleksibel, kolaboratif, dan responsif terhadap keberagaman kebutuhan anak di PAUD inklusif.
Copyrights © 2026