Manggis merupakan salah satu komoditas lokal Bali yang berpotensi dikembangkan menjadi produk kuliner bernilai tambah, sedangkan kulit manggis masih belum dimanfaatkan secara optimal dan umumnya menjadi limbah. Kondisi tersebut melandasi pengembangan inovasi kuliner yang memanfaatkan buah dan kulit manggis untuk mendukung pemanfaatan bahan pangan lokal serta kuliner pariwisata di Bali. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Pie Susu Manggis dan Minuman Cendol Manggis sebagai produk inovasi berbahan dasar buah dan kulit manggis. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan inovasi dan pengembangan produk melalui observasi, wawancara, eksperimen, kuesioner, dan dokumentasi. Pengembangan produk dilakukan melalui tiga kali uji coba untuk memperoleh formulasi akhir, kemudian dilakukan penilaian terhadap 30 responden berdasarkan karakteristik produk dan kelayakannya. Hasil menunjukkan bahwa formulasi pada uji coba ketiga ditetapkan sebagai produk akhir dan memperoleh tanggapan positif dari food tester. Sebanyak 73,3% responden menilai Pie Susu Manggis sangat baik dan 26,7% menilai baik, sedangkan 56,7% menilai Minuman Cendol Manggis sangat baik dan 43,3% menilai baik. Sebanyak 100% responden bersedia merekomendasikan kedua produk. Luaran Penelitian berupa Pie Susu Manggis dan Minuman Cendol Manggis dengan kemasan serta strategi pemasaran menggunakan konsep Marketing Mix 7P. Inovasi ini memberikan manfaat berupa peningkatan nilai tambah manggis, pemanfaatan kulit manggis sebagai bahan pangan, serta potensi pengembangan produk kuliner lokal untuk mendukung pariwisata Bali.
Copyrights © 2026