Sifat fisik dan kimia nori tergantung dari jenis rumput laut dan metode pembuatan. Komposisi kimia rumput laut berbeda satu dengan lainnya dipengaruhi oleh spesies, lokasi dan habitat tempat tumbuh. Hypnea sp termasuk kelompok alga merah penghasil karaginan, tumbuh alami dan terdistribusi luas di sejumlah perairan Indonesia. Hypnea sp memiliki nutrisi lengkap sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan nori. Tujuan penelitian adalah .Mempelajari sifat fisiko – kimia nori dari rumput laut H.saidana yang dibuat dengan metode berbeda dan Memperoleh metode pembuatan nori terbaik. 3 metode yang digunakan yaitu A1). Metode Teddy, (2009). A2). Metode Wikipedia,(2012) dan A3).Metode Freile-Peleigrin et al, (2007). Nori dianalisis sifat fisik : warna, tekstur, kenampakan, keseragaman pori, kekuatan tarik dan sifat kimia : kadar air, abu dan serat kasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembuatan nori berpengaruh terhadap karakteristik fisik kimia nori. Nori dari Teddy (2009) menghasilkan wana hijau kecoklatan meskipun tekstur rapuh. Semua nori memiliki permukaan bergelombang dan tekstur kasar. Rasa nori tawar tanpa bumbu dengan aroma asin dan spesifik rumput laut. Nori dari Wikipedia (2012) menghasilkan pori terkecil, 0,1 cm dan kuat tarik terbesar ,5,5 N. Kadar air nori berkisar 8,12-8,81 %, kadar abu 12,83%-14,61 %,serat kasar 1,05 -1,46 %.
Copyrights © 2018