Jurnal Vokatif: Pendidikan Bahasa, Kebahasaan, dan Sastra
Vol. 3 No. 3 (2026)

KONTESTASI WACANA EKOLOGI DALAM PEMBERITAAN PERTAMBANGAN NIKEL DI RAJA AMPAT

Muh. Ikbal (Universitas Negeri Makassar)
Andi Karman (Universitas Negeri Makassar)



Article Info

Publish Date
09 Oct 2026

Abstract

Pertambangan nikel di Raja Ampat memicu konflik antara pelestarian kawasan yang ditetapkan UNESCO, wilayah adat, serta ruang hidup masyarakat dengan pengembangan nikel sebagai mineral strategis untuk hilirisasi industri dan transisi energi. Studi ini mengkaji kontestasi wacana dan perubahan konfigurasi wacana dalam 28 artikel berita lengkap yang diterbitkan antara Maret dan September 2025 oleh lima media terpilih yang mewakili empat jenis media. Kerangka analisis utama menggunakan pendekatan Fairclough, analisis klausa menggunakan teori transitivitas Halliday, evaluasi ekologis dipandu oleh pendekatan Stibbe, serta representasi aktor sosial dan legitimasi dianalisis menggunakan kerangka Van Leeuwen. Unit pengambilan sampel adalah artikel; setiap artikel utuh berfungsi sebagai unit konteks, sedangkan 84 segmen fokus yang mencakup judul/teras berita, segmen aktor-sumber, dan segmen ekologis-ideologis berfungsi sebagai unit pencatatan. Artikel diklasifikasikan berdasarkan orientasi yang sama pada setidaknya dua dari tiga segmen tersebut; kasus campuran dikategorikan sebagai ambivalen. Hasilnya menunjukkan 12 artikel bersifat kontra-wacana, delapan artikel bersifat melegitimasi, dan delapan artikel bersifat ambivalen. Legitimasi dibangun melalui otorisasi resmi, kepatuhan administratif, rasionalisasi teknis, manfaat ekonomi, pembatasan spasial, dan klaim persetujuan masyarakat. Sebaliknya, kontra-wacana mengonstruksi Raja Ampat sebagai wilayah adat dan ekosistem yang saling terhubung, menonjolkan heterogenitas masyarakat, serta mengangkat isu entitas non-manusia dan dampak ekologis. Analisis lintas fase menunjukkan adanya perubahan konfigurasi wacana yang bervariasi antar-media, bukan pergeseran seragam: ANTARA beralih dari respons krisis yang ambivalen menuju legitimasi operasional; Mongabay Indonesia dan Suara Papua tetap dominan dalam posisi kontra-wacana; sementara Tirto.id menunjukkan pola perubahan yang dinamis. Temuan ini membedakan antara legalitas administratif dan legitimasi ekologis, serta antara batas-batas izin dan konektivitas ekosistem.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

vokatif

Publisher

Subject

Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Jurnal Vokatif: Pendidikan Bahasa, Kebahasaan, dan Sastra merupakan jurnal dengan double blind peer reviewed yang berkaitan dengan Pendidikan Bahasa, Kebahasaan, Sastra dan budaya. Tujuan artikel ini adalah untuk mempublikasikan penelitian dengan kualitas terbaik yang memperluas pemahaman tentang ...