Stunting masih menjadi masalah gizi balita di Indonesia dan memerlukan pencegahan pada tingkat keluarga yang tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga memperkuat keterampilan praktis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam pemenuhan gizi balita serta memperkuat keterlibatan keluarga dalam pencegahan stunting di Desa Blang Cut, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe. Kegiatan diikuti oleh 40 peserta yang terdiri atas 34 ibu/orang tua atau pengasuh balita dan 6 kader Posyandu. Pendekatan partisipatif dilakukan melalui edukasi gizi, diskusi, demonstrasi, praktik penyusunan menu, serta evaluasi pretest dan posttest. Seluruh 40 peserta menyelesaikan pretest dan posttest. Rerata skor pengetahuan meningkat dari 56% menjadi 84%. Peserta yang mampu menyebutkan sedikitnya tiga upaya pencegahan stunting meningkat dari 19 orang (48%) menjadi 35 orang (88%). Setelah praktik, 34 peserta (85%) mampu menyusun contoh menu balita yang lebih beragam dan mencakup sumber karbohidrat, protein, serta sayur atau buah. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi gizi partisipatif dan pemberdayaan keluarga dapat memperkuat pengetahuan dan keterampilan praktis untuk mendukung pencegahan stunting.
Copyrights © 2026