Membaca nyaring merupakan salah satu kegiatan literasi yang memberikan kesempatan kepada anak untuk mempraktikkan kemampuan membaca secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program membaca nyaring di Taman Baca Masyarakat (TBM) Desa Way Galih, meliputi proses pelaksanaan, hasil, dan manfaatnya. Pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-eksplanatif digunakan dalam kajian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan membaca nyaring secara bergantian mampu meningkatkan keberanian anak, serta memperhalus pelafalan, intonasi, dan kelancaran membaca. Anak-anak yang awalnya enggan membaca menjadi lebih percaya diri setelah memperoleh dorongan dan contoh dari mahasiswa KKN. Selain menciptakan suasana belajar yang aktif dan menyenangkan, kegiatan ini juga mengoptimalkan peran taman baca masyarakat sebagai ruang praktik literasi berbasis masyarakat. Artikel ini berkontribusi dalam memberikan strategi taktis penguatan literasi anak melalui pemanfaatan ruang baca lokal.
Copyrights © 2026