Indonesia memiliki risiko gempa bumi yang tinggi karena berada di kawasan Cincin Api Pasifik, sehingga penguatan literasi kebencanaan sejak sekolah dasar sangat krusial. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas model pembelajaran RADEC dalam memperkuat literasi kebencanaan siswa kelas V SD pada materi gempa bumi di Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design pola pretest-posttest. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata pretest-posttest kelas eksperimen meningkat dari 83,60 menjadi 95,67, sedangkan kelas kontrol dari 83,27 menjadi 88,43. Nilai N-Gain kelas eksperimen mencapai 68,46% (kategori cukup efektif), sementara kelas kontrol hanya 27,99% (kategori tidak efektif). Meskipun skor posttest kedua kelas tidak menunjukkan perbedaan signifikan, analisis N-gain membuktikan bahwa peningkatan literasi kebencanaan kelas eksperimen lebih tinggi. Disimpulkan bahwa model pembelajaran RADEC lebih efektif dibandingkan pembelajaran konvensional dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana siswa.
Copyrights © 2026