Minimnya kemampuan literasi membaca pada muatan sains dan sosial di kelas III mendasari penelitian ini, padahal aspek tersebut krusial bagi peserta didik dalam memperdalam pemahaman materi IPAS. Riset ini bertujuan mengukur dampak penerapan model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) terhadap kemampuan literasi membaca peserta didik kelas III di SDN Gugus IV Hasanuddin Surakarta Tahun Pelajaran 2025/2026. Dengan pendekatan kuantitatif pre-eksperimental (one-group pretest-posttest design), penelitian melibatkan 50 peserta didik yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes uraian literasi membaca, observasi terstruktur, serta dokumentasi, lalu diuji menggunakan uji t sampel berpasangan dan perhitungan N-Gain. Hasil analisis menunjukkan bahwa model CIRC berpengaruh positif signifikan terhadap literasi membaca peserta didik, diperkuat oleh nilai signifikansi uji t sebesar 0,000 (< 0,05). Simpulan utamanya, model CIRC efektif meningkatkan literasi membaca peserta didik dalam mata pelajaran IPAS di sekolah dasar. Implikasi teoritisnya berupa pengayaan model pembelajaran kooperatif, sedangkan implikasi praktisnya menjadi masukan bagi pendidik untuk menerapkan pembelajaran berbasis keaktifan peserta didik. Penelitian ini juga membuka jalan bagi kajian berkesinambungan terkait konsistensi model CIRC.
Copyrights © 2026