Pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas III SD Negeri Tlogosari Wetan 02, Kota Semarang, masih berlangsung satu arah dan belum memanfaatkan media interaktif, sehingga nilai rata-rata prasiklus hanya 65,88 dengan ketuntasan klasikal 45,2% dari 31 peserta didik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model Cooperative Learning tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media papan pajang interaktif serta mengetahui peningkatan hasil belajar pada materi makna sila-sila Pancasila. Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart ini dilaksanakan pada tahun ajaran 2025/2026 dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi, dengan dua pertemuan per siklus. Data dikumpulkan melalui tes evaluasi tertulis dan lembar observasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan nilai rata-rata dan persentase ketuntasan klasikal. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata meningkat dari 65,88 menjadi 82,74 pada Siklus I dan 85,42 pada Siklus II, sedangkan ketuntasan klasikal meningkat dari 45,2% menjadi 80,6% dan 87,1%, melampaui indikator keberhasilan 75%. Disimpulkan bahwa TGT berbantuan media papan pajang dapat meningkatkan pemahaman dan hasil belajar peserta didik. Guru direkomendasikan menggunakan media secara langsung sebagai perangkat turnamen disertai pendampingan bagi peserta didik yang belum tuntas.
Copyrights © 2026