Limbah kulit ikan kakap dari kegiatan pengolahan hasil perikanan berpotensi menimbulkan masalah lingkungan dan bau tidak sedap jika tidak dikelola secara optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kapasitas kelompok mitra dalam mengolah limbah kulit ikan kakap menjadi produk pangan bernilai tambah tinggi berupa "Kerupuk Kulit Ikan Kakap Khas Emplak" berbasis pendekatan ekonomi sirkular. Metode pelaksanaan mengadopsi Participatory Action Research (PAR) yang mencakup empat tahapan: sosialisasi edukasi sanitasi, pelatihan teknis pengolahan higienis anti-amis, pendampingan kemasan dan branding, serta edukasi manajemen usaha dan pemasaran digital. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi langsung unjuk kerja, penilaian mutu fisik produk, serta tingkat kemandirian mitra. Hasil pengabdian menunjukkan mitra berhasil menguasai seluruh alur produksi, mulai dari pembersihan bahan baku, perendaman bumbu rempah, pengeringan higienis, penggorengan bertahap, hingga pengemasan menggunakan standing pouch berzipper bernilai estetika tinggi. Kegiatan ini terbukti mampu mengkonversi limbah perikanan menjadi produk camilan renyah berdaya saing sekaligus membuka peluang usaha baru yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026