Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan sangat penting untuk mendukung kesehatan dan perkembangan bayi, namun keberhasilannya sangat dipengaruhi oleh breastfeeding self-efficacy ibu dan dukungan dari pasangan. Banyak ibu hamil trimester III dan pasangan yang belum memahami secara optimal mengenai teknik menyusui yang benar serta peran dukungan emosional dan praktis dari suami. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) EDU-SUPPORT (Education and Support for Breastfeeding) bertujuan untuk memberdayakan ibu hamil trimester III dan pasangannya melalui edukasi dan simulasi menyusui guna meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta breastfeeding self-efficacy. Kegiatan ini menggunakan pendekatan edukatif, partisipatif, dan praktik langsung/simulasi yang diikuti oleh 25 ibu hamil trimester III beserta pasangan di wilayah binaan. Evaluasi tingkat pengetahuan dilakukan melalui pre-test dan post-test, sedangkan keterampilan menyusui dievaluasi melalui observasi redemonstrasi. Terjadi peningkatan rata-rata nilai pengetahuan peserta secara signifikan dari 62,4 pada pre-test menjadi 87,6 pada post-test (meningkat sebesar 25,2 poin). Proporsi peserta dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 20% (5 orang) menjadi 88% (22 orang). Hasil observasi keterampilan menunjukkan 22 peserta (88%) mampu mempraktikkan teknik menyusui dengan benar dan 3 peserta (12%) masih memerlukan pendampingan. Edukasi dan simulasi juga berhasil meningkatkan breastfeeding self-efficacy ibu dan pemahaman peran pasangan. Program EDU-SUPPORT efektif sebagai upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan praktis, dan breastfeeding self-efficacy ibu serta memperkuat keterlibatan pasangan dalam mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif.
Copyrights © 2026