Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya kemampuan shooting pemain futsal SMP Negeri 1 Sawahlunto, baik dari segi akurasi maupun kekuatan tendangan, yang diduga berkaitan dengan belum maksimalnya daya ledak otot tungkai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan daya ledak otot tungkai terhadap kemampuan shooting tim futsal SMP Negeri 1 Sawahlunto. Metode yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Populasi penelitian berjumlah 38 siswa peserta ekstrakurikuler futsal, sedangkan sampel berjumlah 15 pemain yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Perlakuan berupa latihan daya ledak otot tungkai diberikan selama empat minggu dengan delapan kali pertemuan latihan, sedangkan kemampuan shooting diukur menggunakan tes menendang bola ke sasaran sebanyak sepuluh kali kesempatan pada tiga titik yang berbeda. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Liliefors dan uji-t sampel berhubungan pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan skor rata-rata pretest sebesar 40,8 meningkat menjadi 59,2 pada posttest, dengan nilai thitung sebesar 28,55 lebih besar daripada ttabel sebesar 1,76. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari latihan daya ledak otot tungkai terhadap peningkatan kemampuan shooting tim futsal SMP Negeri 1 Sawahlunto.
Copyrights © 2026