Pemilihan antara obat generik dan obat bermerek merupakan isu penting dalam pelayanan kesehatan, terutama karena berkaitan dengan aksesibilitas, efektivitas, dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem kesehatan. Meskipun obat generik dinilai secara ekonomi lebih terjangkau, preferensi konsumen sering kali tetap condong pada obat bermerek. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau persepsi konsumen terhadap obat generik dibandingkan dengan obat bermerek dari segi kualitas, efektivitas, serta faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian. Penelitian ini dilakukan melalui telaah pustaka dengan menggunakan kata kunci. Sumber data diperoleh dari basis data elektronik seperti PubMed dan Google Scholar. Lima artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dianalisis secara kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa persepsi terhadap obat generik sangat dipengaruhi oleh pengetahuan konsumen, tingkat kepercayaan, serta latar belakang ekonomi dan budaya. Meskipun sebagian besar konsumen mengetahui bahwa obat generik lebih murah, mereka tetap memilih obat bermerek karena dianggap lebih efektif dan terpercaya. Faktor-faktor lain yang memengaruhi preferensi meliputi kebiasaan penggunaan, saran dari tenaga medis, dan edukasi yang diterima di fasilitas kesehatan. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa persepsi negatif terhadap obat generik masih menjadi hambatan utama dalam penggunaannya. Peningkatan edukasi kesehatan berbasis bukti dan komunikasi informasi yang tepat dapat meningkatkan penerimaan konsumen terhadap obat generik serta mendorong penggunaan obat yang lebih rasional.
Copyrights © 2026