Pemanfaatan data hasil belajar untuk mendukung evaluasi dan pengambilan keputusan pembelajaran masih belum optimal di kalangan guru matematika SMP di Kota Depok, yang selama ini sebatas menggunakan Microsoft Excel untuk pengolahan nilai sederhana. Kondisi ini disebabkan oleh terbatasnya kompetensi guru dalam memanfaatkan perangkat lunak analisis data serta belum tersedianya pelatihan yang memberikan pengalaman praktik langsung. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi 16 guru matematika SMP di Kota Depok dalam melakukan analisis data pembelajaran melalui pelatihan Orange Data Mining, perangkat lunak analisis data open-source berbasis visual dengan pendekatan drag-and-drop. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi, pelatihan, praktik langsung menggunakan sepuluh widget utama, dan pendampingan, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Depok. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, dan kuesioner kompetensi berskala Likert 1–5. Hasil kuesioner menunjukkan peningkatan rata-rata skor persepsi kompetensi dari 4,0885 sebelum pelatihan menjadi 4,4323 setelah pelatihan, dengan uji Paired Sample t-test menunjukkan perbedaan yang signifikan (p = 0,0001). Seluruh dua belas indikator kompetensi mengalami peningkatan, dengan kenaikan tertinggi pada kemampuan menjelaskan hasil statistik deskriptif. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik menggunakan Orange Data Mining efektif meningkatkan kepercayaan diri dan kompetensi guru dalam menganalisis data pembelajaran secara lebih sistematis.
Copyrights © 2026